Tingkatkan Produktivitas Pertanian Berkelanjutan, BPP Balen Gelar Pelatihan Pembuatan PGPR bagi Kelompok Tani "Lumbung Pari II" Kedungbondo.
KEDUNGBONDO, BALEN – Dalam upaya mendorong inovasi dan kemandirian sektor pertanian lokal, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Balen menggelar Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada Selasa (28/07/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB ini bertempat di kediaman H. Ainur Rofiq, Ketua Kelompok Tani “Lumbung Pari II”, yang berlokasi di Dusun Kedung RT 15 RW 02, Desa Kedungbondo. Pelatihan ini dipimpidipim langsung oleh Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Balen, Dewi Olivia, bersama jajaran tim penyuluh BPP Kecamatan Balen. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan anggota kelompok tani yang tampak antusias mempelajari pemanfaatan mikroorganisme biologis demi meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman padi secara ramah lingkungan. Dewi Olivia menyampaikan bahwa inovasi teknologi hayati seperti PGPR menjadi langkah krusial dalam menghadapi tantangan pertanian modern dan ketergantungan pada pupuk kimia. “Semoga pelatihan ini bisa memberikan guna manfaat dan dapat ditularkan pada petani lainnya, sehingga penerapan pertanian ramah lingkungan dapat meluas di wilayah Balen,” ujar Dewi Olivia di sela-sela kegiatan. Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh H. Ainur Rofiq selaku tuan rumah sekaligus Ketua Kelompok Tani “Lumbung Pari II”. Ia menegaskan pentingnya edukasi teknis seperti ini langsung di tingkat basis kelompok. “Metode-metode pertanian seperti ini sangat bagus dan akan meningkatkan pengetahuan para petani. Kami berharap hasil dari pelatihan ini dapat segera dipraktikkan secara mandiri di lahan masing-masing,” ungkap Rofiq. Melalui pelatihan ini, BPP Kecamatan Balen berkomitmen untuk terus mendampingi para petani Desa Kedungbondo menuju tata kelola pertanian berbasis agrikultur hayati yang sehat, hemat biaya, dan berkelanjutan. (Adm)